Pertamax Kosong di Gunungsitoli, Pertamina Akui Terkendala Distribusi Laut

Table of Contents

Pertamax Kosong di Gunungsitoli, Pertamina Akui Terkendala Distribusi Laut


Teras Nias (TN) 05 Februari 2025. Gunungsitoli — Sejak beberapa hari terakhir, sejumlah SPBU di Kota Gunungsitoli tidak menjual bahan bakar jenis Pertamax. Kondisi ini dikeluhkan warga, khususnya pengguna kendaraan operasional yang bergantung pada BBM nonsubsidi tersebut.


Pertamax Kosong di Gunungsitoli, Pertamina Akui Terkendala Distribusi Laut


Kekosongan Pertamax ini disebabkan oleh kendala teknis pada kapal pengangkut BBM dari Depot Sibolga menuju Pulau Nias. Hal tersebut diungkapkan oleh Sales Branch Manager Pertamina Sibolga, Farisan Pratama, saat dikonfirmasi terkait keluhan masyarakat.

Farisan menjelaskan bahwa suplai Pertamax ke Kepulauan Nias selama ini berasal dari Depot Sibolga yang diseberangkan menggunakan kapal dan mobil tangki. Namun, pada pekan lalu kapal pengangkut mengalami gangguan teknis sehingga mengalami keterlambatan sandar di depot.

“Pada pekan kemarin memang ada kendala teknis pada kapal, sehingga kapal terlambat masuk ke Depot Sibolga. Per tanggal 2 Februari hari Senin, Pertamax sudah masuk ke depot. Saat ini kami siap kembali mensuplai SPBU-SPBU di Pulau Nias,” ujar Farisan, Rabu (4/1/2026).

Meski demikian, Farisan belum dapat memastikan tanggal pasti tibanya Pertamax di seluruh SPBU Kepulauan Nias. Ia memperkirakan pada pekan ini Pertamax sudah kembali tersedia di SPBU reguler.

Menanggapi pertanyaan terkait kemungkinan dispensasi bagi kendaraan berpelat merah yang mengalami kesulitan memperoleh Pertamax dan berdampak pada operasional harian, Farisan menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan BPH Migas.

“Sepanjang itu merupakan aturan yang berlaku, kami tetap mengimbau agar dipatuhi. Sementara dari sisi kami, upaya percepatan suplai Pertamax ke Depot Gunungsitoli terus dilakukan,” tegasnya.

Untuk solusi jangka panjang, Farisan menyebutkan bahwa kelangkaan Pertamax di Kepulauan Nias dapat diantisipasi dengan penyediaan tangki khusus Pertamax di Depot Gunungsitoli, sehingga tidak lagi sepenuhnya bergantung pada Depot Sibolga.

“Kami juga akan menambah stok Pertamax di SPBU untuk mengantisipasi keterlambatan pengiriman ke depan,” tambahnya.

Selain itu, menjelang bulan Ramadhan dan Idulfitri, Pertamina memastikan akan menyediakan stok Pertamax yang lebih besar, khususnya di Depot Sibolga, guna menjaga kelancaran distribusi.

Sementara itu, Liza, bendahara di salah satu instansi pemerintah di Kota Gunungsitoli, mengaku kewalahan akibat kekosongan Pertamax. Menurutnya, operasional kantor menjadi terganggu karena kendaraan dinas tidak dapat digunakan.

“Kami sangat terganggu karena kendaraan operasional hampir setiap waktu digunakan. Sekarang tidak bisa isi Pertamax karena kehabisan di SPBU, akhirnya mobil kantor tidak bisa jalan,” ujarnya.

Ia berharap Pertamina dapat menyediakan stok BBM yang mencukupi di Kepulauan Nias agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Mohon kepada Pertamina agar menyediakan stok yang cukup. Jangan terus-terusan seperti ini, mesin kendaraan juga bisa rusak kalau bahan bakarnya dicampur-campur,” katanya.

Warga berharap kekosongan Pertamax yang kerap terjadi di Kepulauan Nias dapat segera diatasi dengan solusi yang tepat dan berkelanjutan.(TN)

Posting Komentar

Pasang Iklan, Gambar dan Baliho Anda Disini....

Kami Siap Membantu Anda
Pasang Iklan, Gambar dan Baliho  Anda Disini....

Hp/Wa : 0895370525838

Pasang Iklan, Gambar dan Baliho Anda Disini....

Kami Siap Membantu Anda
Pasang Iklan, Gambar dan Baliho  Anda Disini....

Hp/Wa : 0895370525838